Siap-siap Tayang bilang Big Bang mau comeback


    Sebelumnya mari mengucapkan selamat kepadaTaeyang Big Bang yang berhasil meraih penghargaan tertinggi di Golden Disk Awards hari pertama lewat lagu Eyes, Nose, Lips. Lagu ini memang booming di Korea jadi wajar kalau Taeyang jadi pemenang. Nah Ilgan Sport berhasil nih wawancara dengan Taeyang di belakang panggung GDA. Selain ngomongin soal grand prize, ada juga beberapa kejutan.

    Seperti yang dilansir oleh Koreaboo, Taeyang sangat senang dengan penghargaan yang diterimanya. "Ini lebih dari apapun. Aku sangat senang bisa memulai tahun baru dengan penghargaan besar," ujar penyanyi berusia 26 tahun soal grand prize yang diterimanya.

    Taeyang juga mengakui kalau Eyes, Nose, Lips adalah lagu yang sangat berarti baginya karena berkisah tentang pengalaman pribadi. Saat ditanya apakah dia yakin bahwa lagu ini akan menjadi hits ketika pertama kali mendengarnya, ini jawaban Taeyang, "Jujur, walaupun aku hampir menyelesaikan album ini, aku sangat frustrasi. Aku sangat ingin merilis album secepat mungkin, tapi dengan adanya penundaan dan kesalahan, aku jadi punya waktu yang berat. Dan lagu ini tepat menggambarkan perasaanku saat itu ketika aku mendengarnya pertama kali."

    Taeyang juga sempat ditanya apakah penghargaan ini akan menjadi beban baginya. "Daripada merasa terbebani, aku merasa lega. Jujur, aku sudah merasa senang aku dapat merilis solo album tahun lalu. Untungnya, aku dapat meraih banyak dari album ini, rasanya seperti aku mendapat kompensasi dari semua kerja keras yang aku berikan untuk album ini. Aku benar-benar lega," jawab penyanyi bernama asli Do Youngbae ini.

    Taeyang juga berbagi kisah tentang anggota Big Bang lainnya yang selalu mendukungnya. "Anggota Big Bang sangat cool dan santai, jadi mereka sama sekali tidak ada ekspresi iri. Mereka memberiku selamat berkali-kali. Sekali lagi, aku merasa ini sangat melegakan album ini bisa diterima dengan baik karena dengan kesuksesan yang aku peroleh aku akan bisa membantu Big Bang untuk sukses juga ketika kami comeback nanti.

    Di akhir wawancara Taeyang membocorkan sesuatu yang pastinya sudah ditunggu oleh fans Big Bang. "Saat ini aku sedang menyelesaikan konser tunggalku. Kami juga sedang mempersiapkan album Big Bang. Kami akan comeback di saat-saat yang mengejutkan di mana tidak ada orang yang menyangka.

    Wah Taeyang bikin kepo dan excited aja nih. Ayo buat semua VIP siapkan mental dan uang pastinya ya. Soalnya boyband kesayangan kalian ini akan comeback sewaktu-waktu lho.
    Wasalam sampai jumpa kembali barabayyyy (www.borjuisonline.blogspot.com


    Keharuan Basarnas Saat Temui Keluarga Korban AirAsia

    Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo mengatakan, episode pencarian korban dan bangkai pesawat AirAsia QZ8501 hampir berakhir. Namun Basarnas, tetap memperhatikan harapan keluarga untuk tetap melanjutkan pencarian korban. 

    "Harapan keluarga menjadi perhatian saya supaya bisa memperpanjang hari pencarian untuk memenuhi harapan keluarga, ya risikonya saya harus kurangi kekuatannya," kata Bambang di kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/1/2015).

    Menurut Soelistyo, memperpanjang hari pencarian amatlah tidak efisien. Karena itu, kekuatan pencarian dikurangi saat ini. 

    Soelistyo juga mengatakan, tidak bisa berjanji berapa banyak lagi jenazah korban yang bisa ditemukan dalam sisa waktu pencarian gabungan. Kendati demikian, Basarnas akan memperluas area pencarian korban Pesawat AirAsia QZ8501 di luar hari operasi gabungan.

    "Yang tidak boleh hilang itu, sistem yang ada di situ. Untuk mencari yang di bawah, mengkonfirmasi, menemukan, itu tidak boleh hilang. Kalau jumlah tergantung luasan daerah," ungkap Soelistyo.

    Soelistyo menemui keluarga korban AirAsia, Rabu 14 Januari 2015 kemaren. Pertemuan itu semata-mata untuk menjaga psikologis mereka. Memberi pengertian ke keluarga korban tentang rencana pemberhentian operasi gabungan pencarian AirAsia. Pemberitahuan jauh-jauh hari ini diharapkan dapat membuat keluarga korban lebih ikhlas.

    "Kalau saya tak ketemu sebelumnya, kalau suatu saat nanti kira-kira apa yang diterima mereka, pasti akan   kan. Untuk membawa mereka dari satu harapan yang besar kemudian menjadi sedikit mempertimbangkan realita, maka mereka pada saatnya nanti legowo," ujar Soelistyo.

    Dia mengungkapkan keharuannya yang luar biasa sampai tak kuat berkata-kata, ketika salah satu keluarga korban berdiri dan memberikan support dengan mengajak keluarga korban lain bertepuk tangan. Tepuk tangan itu, kata Soelistyo, sangat mengiris perasaannya. Padahal saat itu, Soelistyo tengah menuturkan soal pemberhentian pencarian korban.

    "Saya sampaikan pelan, sampai akhirnya ada kalimat penutupan operasi itu. Tapi dengan saya berikan harapan, mereka tersenyum," tutur Soelistyo.

    "Bahkan ada satu keluarga korban yang sampai saat ini empat-empatnya belum ditemukan, berdiri dan mengajak lainnya berdiri untuk memberikan aplaus kepada Tim SAR," ungkap Soelistyo.

    Dengan apa yang dilihatnya kemarin, Soelistyo optimis keluarga korban AirAsia bisa menerima dan ikhlas atas rencana penutupan operasi pencarian gabungan korban AirAsia QZ8501. 

    "Saya yakin pada saat menerima penjelasan penutupan itu mereka sedih tapi legowonya kelihatan. Itulah langkah yang mulus pelan-pelan harus dibawa ke situ (kenyataan penutupan operasi)," tutup Soelistyo. 

    Warga Melihat Pusaran Angin Tidak Sampai ke Darat

    BANDUNG,  - Pusaran angin puting beliung terlihat jelas di kawasan Cibiru pada sore tadi. Sebagian warga pun berusaha menyelamatkan diri.

    Kejadian angin puting beliung merupakan yang kedua kalinya menimpa wilayah tersebut pada tahun ini. Sebelumnya pada 20 September, angin puting beliung juga sempat menimpa kawasan tersebut.

    "Saya lihat sampah terbang ke atas. Pas dicek keluar pusaran angin ada di atas rumah. Tapi pusarannya tidak sampai ke darat," ujar Husein, Kamis (18/12).
    Pusaran angin tersebut diakui Husein berbeda dengan kejadian beberapa waktu lalu. Sejumlah warga pun panik karena masih merasa trauma.
    "Kalau yang dulu anginnya sampai ke darat. Tapi yang sekarang cuma diam di atas. Tetap saja anginnya kencang," katanya.

    Angin Puting Beliung Porak-porandakan UIN Bandung


    Sejumlah bangunan yang ada di UIN SGD Bandung rusak akibat angin puting beliung, Kamis (18/12/2014). Di antara bangunan yang rusak yaitu, atap Gedung UPT Perpustakaan dan area sekitar Masjid Iqomah.

    Puting beliung tersebut terjadi sekitar 15 menit dari pukul 16.45
    sampai pukul 17.00 WIB. Saat kejadian, pepohonan di sekitar kampus tumbang, atap bangunan berterbangan dan serpihan papan triplek bangunan berserakan.

    Dari pantauan dan beberapa informasi yang kami himpun, atap Gedung UPT Perpustakaan yang hancur berada di sebelah timur gedung. Puing-puingnya menimpa beberapa kendaraan yang terparkir di sekitar Perpustakaan. Di antaranya dua buah bus UIN SGD Bandung dan beberapa motor yang terparkir di belakang Gedung UPT Perpustakaan.

    Saksi mata, Nirra Cahaya Pertama, yang saat kejadian berada di kampus mengatakan bahwa sebelum puting beliung terjadi, langit terlihat gelap dan pepohonan bergoyang akibat angin kencang.

    “Waktu itu sedang ngobrol di kampus, tiba-tiba di sela-sela jendela masuk angin kencang, pas dilihat keluar jendela, sampah beterbangan, beberapa menit kemudian angin berhembus kencang,” katanya saat ditemui beberapa saat setelah peristiwa terjadi. Nirra menambahkan, setelah puting beliung, hujan deras mulai turun disertai petir.

    Setelah kejadian, rumah penduduk di sekitar kampus ikut porak-poranda dan diiringi padamnya listrik. Sampai berita ini diturunkan, belum ada korban jiwa dari mahasiswa UIN Bandung akibat kejadian tersebut. Namun, satu orang dikabarkan meninggal di daerah Pangaritan, Cibiru.

    Gara-gara Sepatu, Neymar Gagal Main di Premier League


    Bukan hanya ke Real Madrid, bintang Barcelona, Neymar, ternyata juga pernah nyaris bergabung ke klub kaya raya Premier League, Manchester City. Belakangan diketahui, Neymar gagal bergabung ke ManCity hanya karena persoalan sepatu.

    Pada bursa transfer musim panas 2013 lalu, Direktur Sepakbola ManCity, Txiki Begiristain, sempat menemui Neymar beserta keluarganya. Mereka bermaksud untuk merayu Neymar agar mau pindah ke Etihad Stadium.

    Tawaran The Citizens saat itu diyakini lebih tinggi dari Barca yang hanya berani menebus Neymar sebesar £71 juta. 

    Neymar juga sangat tergoda bergabung dengan ManCity saat itu. Selain karena uang, Si Bocah Ajaib memang punya impian untuk menjajal ketatnya Premier League.

    Tapi, impian Neymar bermain di tanah Inggris sirna akibat persoalan sepele. Saat negosiasi mencapai tahap final, Neymar melontarkan permintaan yang cukup aneh kepada manajemen ManCity.

    Dikutip Mirror, Neymar meminta manajemen ManCity membuatkan sepatu khusus untuknya. Sepatu itu, diyakini pemuda 22 tahun tersebut, bisa membantunya untuk beradaptasi dengan lapangan Inggris yang lembek dan berlumpur.

    Permintaan ini langsung ditolak manajemen ManCity. Dan akhirnya, negosiasi tak dilanjutkan.

    Neymar pernah merasakan main di lapangan Etihad Stadium bersama Barca di babak 16 besar Liga Champions, musim lalu. Barca ketika itu menang 2 gol tanpa balas.

    Musim ini, Barca dan ManCity kembali berduel di babak 16 besar Liga Champions. Neymar pun berpeluang besar tampil lagi saat Azulgrana bertandang ke Manchestera

    Menyesap Keindahan Alam Sumba


    Keindahan alam dan keunikan budaya menjadikan Pulau Sumba tujuan wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Padang sabana yang membentang luas, birunya laut berpadu sempurna dengan pasir putih nan lembut. Semua kian sempurna dengan guratan jingga senja kala matahari terbenam dan menyisakan decak kagum.

    Memperingati HDI Phalamarta Mengadakan Bhakti Sosial

    SUKABUMI - Dalam rangka memperingati Hari Disabilitasi Internasional (HDI) sebanyak 103 penderita disabilitas yang menjadi warga Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Phalamarta Cibadak adakan acara Bhakti Sosial di hotel Panineungan Yawitra Asri, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Selasa (16/12).

    Kegiatan tersebut diisi dengan pengobatan gratis, bakti sosial dan penampilan seni dari para Disabilitas, dalam aksi nya para Disabilitas terlihat sangat bersemangat dan mengeluarkan semua kemampuan nya dalam berkreasi.

    Menurut Ketua PSBL Phala Marta, Lilit Maskuroh mengatakan, kegiatan yang dilaksanan selama dua hari ini selain untuk memperingati HDI, juga sebagai ajang pembuktian kondisi para disabilitas kepada masyarakat luas yang selama ini dipandang miring dan tidak kreatif.

    "Padahal dibalik kondisi mereka, ternyata mereka mampu berkreatif. Seperti halnya kerajinan tangan dan seni," dengan digelarnya acara tersebut, dirinya berharap masyarakat luas tidak memperlakukan para disabilitas dengan perlakuan yang berbeda. Mereka harus mendapat perlakuan yang sama saat berada dilingkungan masyarakat.

    "Tentunya mereka harus diperlakukan seperti yang lainnya. Karena pada prinsifnya, mereka ini butuh perhatian dan kasih sayang dari semua pihak " imbuhnya.

    Sementara itu, ketua panitia peringatan HDI, Yoga Firmansyah menambahkan, dalam kegiatan HDI ini, 103 warga disabilitas dan 200 warga sekitar tempat kegiatan mengikuti pringatan ini. Mereka ikut tampil dan memeriahkan acara dalam bentuk penampilan seni tari jaipong dan hasil kerajinan tangan.

    "Sebanyak 200 warga sekitar tempat kegiatan ikut berpartisipasi dalam acara ini. Dalam hal ini, mereka ikut dalam kegiatan pengobatan gratis. Selain itu pada hari kedua kegiatan, seluruh warga disabilitas akan melakukan bakti sosial berupa bersih-bersih jalan lingkungan dan tempat beribadah. Kegiatan ini untuk menunjukan kepada masyarakat luas, bahwa orang disabilitas peduli terhadap lingkungan," jelas Yoga.

    "Meskipun acaranya sederhana, tapi setidaknya masyarakat luas mengetahui, bahwa orang disabilitas peduli terhadap lingkungan," pungkasnya. 

    Tertimpa eskavator, relawan longsor Banjarnegara tewas


    Seorang relawan meninggal dunia di lokasi bencana longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Dia tewas diduga akibat ekskavator tergelincir dan menimpa tiga relawan saat melakukan proses evakuasi terhadap korban bencana longsor. 

    Relawan operator eskavator dari Bina Marga Kabupaten Magelang yang meninggal dunia saat bertugas itu adalah Ahmad Nurudin. Dia tinggal di Sikepan II Nomor 71, Desa Beringin, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

    Dari informasi dihimpun merdeka.com, awal mula kecelakaan itu terjadi saat tiga orang terdiri dari satu operator dan dua relawan melakukan proses evakuasi atau pencarian korban longsor. Tiba-tiba eskavator tergelincir dan menimpa ketiganya.

    Kasie Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Magelang Djoko Sudibyo menjelaskan, diduga eskavator tergelincir saat ketiganya akan memarkirkan alat berat itu selepas proses pencarian dan evakuasi korban longsor Banjarnegara.

    "Kejadiannya mungkin sekitar sore. Kemudian ketiganya dilarikan ke UGD Rumah Sakit Hajah Kasminah Soemitro Kolopaking Banjarnegara dan sempat mendapatkan perawatan. Kemudian sekitar pukul 20.00 WIB tadi saya dapat kabar melalui sms dari rekan-rekan SAR Magelang yang satu unit kami kirim ke sana," kata Djoko Sudibyo saat dikonfirmasi merdeka.com melalui telepon selulernya Selasa (16/12).

    Saat ini, jasad Ahmad masih dalam perjalanan menuju ke rumah duka di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

    "Diperkirakan Rabu (17/12) sekitar pukul 01.00 WIB jenazah akan sampai di rumah duka. Namun, sebelumnya jenazah akan disemayamkan sebentar di Kantor Bina Marga Magelang sesaat untuk dilakukan upacara penerimaan, dan beberapa rekan-rekan relawan dan Tim SAR dari Kabupaten Magelang saat ini sudah menunggu kedatangan jenazahnya," ujar Djoko.

    Djoko mengaku belum tahu status dan posisi Ahmad di Bina Marga. "Status saya belum dapat info jelas apakah PNS, honorer atau relawan biasa. Sampai malam ini akan saya cari tahu kepastiannya," ucap Djoko.

    Menurut Djoko, saat ini pihak keluarga Ahmad sudah mengetahui kabar itu. "Pak Gubernur Ganjar Pranowo dan Kalkahar BPBD Jateng Sarwa Permana juga sudah mendengar, dan saat ini karangan bunga dan ucapan belasungkawa sudah akan dikirimkan oleh bagian rumah tangga Gubernur ke rumah duka relawan yang meninggal karena tugas mulianya tersebut," papar Djoko.
     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. Borjuis Online - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Modify by panjz-online
    Proudly powered by Blogger